Kekalahan Perdana PSS Sleman
Written by
Afrinur Winursito
SUPER ELJA TERSANDUNG, TAKHTA PUN MELAYANG!
PSS Sleman menghadapi ujian berat saat bersua Sumsel United, tim yang diperkuat nama besar seperti Mario Rui eks Napoli dan Asnawi di sektor wingback. Duel ini pun benar-benar jadi panggung drama yang menguras emosi.
Pada laga kandang, PSS tampil meyakinkan di awal pertandingan. Andrea Compagno membuka keunggulan usai menyambar umpan lambung dari Injai. Namun keunggulan itu hanya bertahan seumur jagung. Baru semenit berselang, lini belakang PSS langsung dibobol Sumsel United.
Super Elja kembali memimpin ketika Tocantins memperlihatkan aksi individu apik, meliuk melewati pertahanan lawan sebelum menuntaskan peluang menjadi gol. Tapi lagi-lagi, Sumsel United menunjukkan daya gigitnya. Hanya dalam tujuh menit, mereka sukses menyamakan skor menjadi 2-2.
Memasuki babak kedua, PSS kembali menyalak. Baru semenit setelah turun minum, Compagno mencetak gol keduanya lewat tandukan usai menerima umpan Salman Alfarid. Skor berubah 3-2, dan PSS sempat berada di atas angin.
Sayangnya, petaka datang setelah sejumlah pemain inti ditarik keluar. Pada menit 59 dan 60, Sumsel United menghukum kelengahan PSS dengan dua gol beruntun. Dari unggul, Super Elja mendadak berbalik tertinggal 3-4.
PSS belum menyerah. Menit 82, Compagno kembali muncul sebagai penyelamat dan mencatatkan hattrick, memaksa skor menjadi 4-4. Namun ketika PSS terlalu asyik memburu kemenangan, Sumsel United justru menusuk di penghujung laga. Gol pada menit 93+ menjadi pukulan telak yang menutup laga dengan skor 4-5.
Belum selesai sampai di situ.
Pada laga tandang, PSS mencoba tampil lebih disiplin. Namun pada menit 51, mereka kembali kecolongan lewat serangan balik cepat Sumsel United. Beruntung, hanya dua menit berselang, Injai mampu membalas dan membuat skor menjadi 1-1.
Setelah itu, PSS benar-benar menekan habis-habisan. 18 shots on target dan 3 clear cut chances menjadi bukti betapa dominannya Super Elja dalam memburu kemenangan. Tapi dewi fortuna belum mau berpihak. Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan tercipta.
Sandungan dalam dua laga ini menjadi pukulan besar bagi PSS Sleman.
Posisi puncak pun lepas, dan Super Elja harus rela dikudeta Persekat Tegal.
Masih panjang perjalanan musim ini. Tapi satu hal sudah jelas:
PSS tak boleh lagi lengah, karena di Liga 2 Championship, satu celah kecil bisa membuat harga yang dibayar begitu mahal.
#PSSSleman #IDFMLeague #Liga2Championship #SuperElja #FootballManager
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!